Senin, 19 September 2011

( Pantun ) Empat Sekawan Yang Telah Hilang



Memandang bulan alam semesta, Sangat menawan sungguh eloknya

Duhai kawan yang ku cinta, Ayo dengarkan satu cerita

Melihat dunia semesta raya, Sangat menggoda dan mempesona
Saya hanya ingin cerita, Tentang tiga sahabat saya

Bagai mendapat banyak delima, Bisa membuat hati gembira
Kami berempat duduk bersama, Lalu bersempat saling menyapa

Membuat sangkar dengan belukar, Tentulah bisa membuat terluka
Duduk melingkar dengar mendengar, Juga membaca qur’an bersama

Pohon menjulang menuju angkasa,sangat menawan begitu perkasa
Tapi sekarang tiada daya, Hanya kenangan yang tersisa

Mencari buah yang sangat nikmat, Tapi sepah yang di dapat
Mereka berubah seratus derajat, Aku gundah tak bisa berbuat

Hidup sesaat janganlah lemah, janganlah redup tapi menyala
Kami berempat telah berpisah, Jalani hidup berbeda-beda

Menatap awan duhai indahnya, putih warna cerah langitnya
Tiga teman buatku kecewa, Hilang semua sifat baiknya

Panas api menakutkan, coba hindari agar terselamatkan
Ku dapati kau pacaran, Ku dapati kau teguk minuman

Indah bumi hanyalah samar, menipu diri membuat lupa
Ku dapati kau tak mendengar, Ku dapati kau tak membaca

Jika diberi sebuah amanat, harus jalani dengan taat
Ku dapati kau maksiat, Ku dapati kau sudah tak sholat

Jiwa raga mudah goyah, Mudah lena dan terperdaya
Aku tanya masa yang indah, Jawab mereka masa remaja

Bagai hewan tak bercula, tak bertulang tak bernyawa
Empat sekawan yang luar biasa, Kini hilang tak bersisa

Bagai batu yang tak bersatu, bagai dahan yang tak berbulu
Duhai kawanku kemana dirimu, moga kalian seperti yang dulu

<======================================================>

*Merindukan tiga sahabat seperjuangan yang kini sudah tak dalam dekapan

Sabtu, 17 September 2011

Hadiah Lomba Melatipelayu




Dan hari ini hadiah lomba kiriman Mb Febbie sudah datang cepat kilat tanpa kena macet. Terima kasih ya buat penyelenggara lomba, ini hadiah ke dua saya mengikuti lomba dan berjelajah diMP yang baru hampir setengah tahun. Semoga hadiahnya bermanfaat ya......^_^

Kamis, 15 September 2011

[Lomba Me and My Idol] Guru Terbaik di Dunia


Idola berati sesuatu yang sangat dikagum-kagum, dicintai, dan disanjung-sanjung. Dan jika saya ditanya soal siapa Idola saya ( orang yang sangat menginspirasi dan sangat saya kagumi ) tentu saja ia adalah Guru Terbaik di Dunia . Ya, beliau Bapak Dwi Wahyono adalah satu-satu-nya guru yang menjadi Idolaku karena kebaikan dan akhlak yang sangat aduhai eloknya. Beliau adalah Guru saya waktu SMA, dan saya mengenalnya saat saya masih duduk di SMA kelas 2.

Berjuta kenangan selalu terngiang-ngiang dalam otak saya, sepanjang saya bersama beliau banyak sekali kisah-kisah suka yang kami alami. Dan sampai sekarang pun setiap moment saat saya bersama-nya masih saya ingat. Guru idola-ku ini benar-benar luar biasa dan aku sangat jatuh cinta padanya, tentu saja cinta karena-Nya.

Walaupun Sudah berpisah selama kurang lebih 2 tahun, karena saya sudah lulus SMA, ukhuwah atau hubungan antara saya dan beliau masih erat. Walaupun jarak memisahkan, namun silaturahim diantara kami masih terus berlanjut, kami masih berinteraksi via SMS, telepon, ataupun chatting.

Saya memang sangat mengidolakannya, beliau-lah Guru satu-satu-nya yang sangat perhatian pada murid-muridnya, mencintai murid-muridnya seperti anaknya sendiri, mengajar ilmu pengetahuan sekaligus ilmu agama, mendidik dengan penuh ikhlas dan tanggung jawab, murah senyum kepada semua, tidak pilih kasih, dan sebagainya. Akhlak baiknya benar-benar membuat saya terkagum-kagum padanya. Setiap saya bertemu beliau, berjabat tangan dengan beliau, aduhai sejuknya, dan melihat senyumnya sungguh membuat hati ini merasa teduh. Setiap kali bertemu dengan beliau rasa deg-degan juga selalu ada dibenakku, dan yang membuat saya tak habis pikir adalah ketika saya pergi kesuatu tempat dan saya berfirasat ditempat itu saya akan bertemu dengan seseorang, maka yang muncul adalah beliau, subhanallah, saya benar-benar bersyukur bisa mengenal guru yang begitu mulia ini.

Beliau benar-benar guru yang lain dari pada yang lain, saya tak pernah menemui guru yang mempunyai semua nomor hape murid-muridnya, sehingga ia bisa membangunkan murid-murid untuk shalat tahajud di sepertiga malam terakhir. Kebiasaan beliau adalah menelpon untuk membangunkan muridnya atau kadang SMS ke setiap nomor hape muridnya dengan SMS motivasi yang luar biasa mengguggah. Berikut adalah salah satu SMS motivasi yang dikirimkan beliau kepada saya :

“Tetap istiqomah ya, jangan takut menatap masa depan, khusnudzon akan hari depan dengan keyakinan yang kita rintis hari ini, jangan lupa sedikit sedekah dan dhuha untuk meninggikan predikat kita di sisi Allah"

Saya juga tak pernah menemui guru yang memberikan hadiah kepada murid kesayangannya (termasuk saya ) untuk memicu prestasinya. Ya, saya pernah diberi sebuah buku pelajaran cuma-cuma oleh beliau bersama 3 murid kesayangan lainnya. Bermulai dari situlah mengapa saya sangat mencintainya, mencari informasi tentang dirinya, mengetahui rumahnya, keluarganya, bahkan menanyakan semua hal-hal tentang beliau.

Dan sekarang hubungan kami masih terjalin dengan baik, beliau masih memberikan SMS motivasi dan nasihat-nasihat kepada saya. Mengingat begitu baiknya guruku itu, maka rejeki yang saya peroleh dari hasil kerjaku, pernah saya beri beliau sebuah hadiah buku. Dan reaksi beliau sungguh-sungguh luar biasa. Dia mengucapkan banyak terimakasih kepada murid kesayangannya ini, dan saya benar-benar bahagia. Tak hanya itu karena terkesima dengan kebaikannya sampai-sampai beberapa kali, (berapa kali ya, banyak deh pokoknya ) saya mentransfer pulsa ke nomor  hape-nya tanpa memberi tahu kalau saya yang mengisi pulsanya. Pulsa yang saya kirim itu tak sebanding dengan kebaikan beliau kepada saya. Dan entah kenapa setiap saya mentransfer pulsa kepada beliau tanpa memberi tahu bahwa saya yang telah mentransfernya, tak berapa lama beliau langsung mengirimkan SMS kepada saya, menanyakan kabar saya. Padahal saya tidak pernah ngasih tahu kalau saya yang mengisi pulsa, dan beliau juga tak pernah tanya apa saya yang ngisi pulsa beliau. Apa beliau berfirasat kalo saya yang mengirimnya ya? tak taulah, panggilan hati kali ya?

Sebenarnya masih banyak lagi yang mau saya ceritakan mengapa saya sangat mengidolakan Guru terbaik di dunia itu,seperti ketika saya mendapat banyak nasihat dan mendengar berita gembira beliau saat beliau berangkat Umrah ( ceritanya disini ), tapi seperti ini sudah cukup panjaaannnggg.

Yang jelas : "Guruku engkaulah Idolaku, Guru terbaik di dunia yang pernah aku temui, Engkaulah inspirasiku, penuntun hidupku, pengingat di setiap waktu. Semoga Allah selalu menyertaimu, di setiap saat disetiap waktu."

Cerita ini juga untuk meramaikan lomba ini.


Gambar beliau diambil dari facebooknya

Senin, 12 September 2011

[Batam FF Rindu - Ayah Tak Akan Pernah Pulang]

Agung termenung di serambi rumah, tiba-tiba ada seorang balita menangis karena tersandung batu saat berlari-lari. Tak berapa lama ayah balita ini pun datang menolong. Agung yang sedang duduk termenung itu tiba-tiba ikut menangis. Ia melihat kejadian yang tak pernah ia rasakan. Saat ia terjatuh tak ada ayah di sisinya, hanya sesosok wanita lemah yang selalu ada saat ia terluka.

 “ Ayah pulanglah..!!”, teriak Agung.

Sudahlah nak, ayahmu tidak mungkin mendengar,” sambut sang ibu yang melihat Agung menangis.

Kenapa ayah tidak pernah pulang bu? Aku rindu ayah”, tanya Agung sambil terus menangis.

Dia masih cari uang nak, mungkin sebentar lagi akan pulang,”, jawab sang ibu yang juga meneteskan air mata.

Ayah tidak akan pernah pulang bu, “, tambah Agung.

Jangan berbicara seperti itu nak, “, sahut ibunya yang semakin banyak tetesan air matanya.

Aku sudah tahu bu, ibu jangan menyembunyikannya lagi, “, Agung membela.

Sang ibu pun langsung kaget dan bertanya-tanya atas kata-kata yang di ucapkan Agung.

Kamu tahu apa nak, ibu tak pernah menyembunyikan sesuatu darimu?”,  tanya sang ibu.

Ayah tak akan pernah pulang lagi, aku telah mendengar pembicaraan Ibu dan Om saat itu”, jelas Agung.

Agung tanpa sengaja telah mendengar pembicaraan empat mata antara adik sang ayah dan Ibunya. Adik kandung  Ayahnya itu mengatakan bahwa ternyata ayahnya telah memiliki keluarga baru di metropolitan. Kini Ayah yang di rindukan Agung itu telah hidup bahagia bersama keluarga barunya, meninggalkan keluarga Agung begitu saja.



<=================================================================>

FF ini di ikutsertakan dalam Lomba-nya MP-ers Batam. disini.

#jumlah kata 241

Baca Al-Qur'an : Saat Yang Lain Jenuh Mengantri di Bank




Saat yang lain ( termasuk saya) jenuh menunggu nomor antrian yang tak kunjung muncul disalah satu bank ( B*I ) di Kota Yogyakarta, Pria sholih bertopi ini memanfaatkan moment-moment menjenuhkan itu dengan melantunkan ayat-ayat suci nan indah didengar. Saya tak sengaja mengambil gambar ( sengaja kalee) sekaligus mengabadikan moment-moment yang jarang kita temui itu. Beberapa matapun (termasuk saya) tampak sangat kagum dan tertunduk malu melihat dan mendengar pria ini melantunkan ayat-ayat begitu lantang dan merdunya. Subhanallah, saat yang lain benar-benar jenuh mengantri, ia dengan sangat tenangnya. Hiks, hikmah ramadhan tahun ini benar-benar ia dapatkan, sedangkan saya :(.

Pertanyaannya kapankah Indonesia akan punya orang-orang seperti itu, yang senantiasa melantunkan ayat-ayat Al-Qur'an disaat lapang maupun sempit. Di bis, di bank, dijalan-jalan, di tempat umum lainnya...ohhh sungguh syahdunya jika semua itu terwujud.