Tampilkan postingan dengan label myidol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label myidol. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 September 2011

[Lomba Me and My Idol] Guru Terbaik di Dunia


Idola berati sesuatu yang sangat dikagum-kagum, dicintai, dan disanjung-sanjung. Dan jika saya ditanya soal siapa Idola saya ( orang yang sangat menginspirasi dan sangat saya kagumi ) tentu saja ia adalah Guru Terbaik di Dunia . Ya, beliau Bapak Dwi Wahyono adalah satu-satu-nya guru yang menjadi Idolaku karena kebaikan dan akhlak yang sangat aduhai eloknya. Beliau adalah Guru saya waktu SMA, dan saya mengenalnya saat saya masih duduk di SMA kelas 2.

Berjuta kenangan selalu terngiang-ngiang dalam otak saya, sepanjang saya bersama beliau banyak sekali kisah-kisah suka yang kami alami. Dan sampai sekarang pun setiap moment saat saya bersama-nya masih saya ingat. Guru idola-ku ini benar-benar luar biasa dan aku sangat jatuh cinta padanya, tentu saja cinta karena-Nya.

Walaupun Sudah berpisah selama kurang lebih 2 tahun, karena saya sudah lulus SMA, ukhuwah atau hubungan antara saya dan beliau masih erat. Walaupun jarak memisahkan, namun silaturahim diantara kami masih terus berlanjut, kami masih berinteraksi via SMS, telepon, ataupun chatting.

Saya memang sangat mengidolakannya, beliau-lah Guru satu-satu-nya yang sangat perhatian pada murid-muridnya, mencintai murid-muridnya seperti anaknya sendiri, mengajar ilmu pengetahuan sekaligus ilmu agama, mendidik dengan penuh ikhlas dan tanggung jawab, murah senyum kepada semua, tidak pilih kasih, dan sebagainya. Akhlak baiknya benar-benar membuat saya terkagum-kagum padanya. Setiap saya bertemu beliau, berjabat tangan dengan beliau, aduhai sejuknya, dan melihat senyumnya sungguh membuat hati ini merasa teduh. Setiap kali bertemu dengan beliau rasa deg-degan juga selalu ada dibenakku, dan yang membuat saya tak habis pikir adalah ketika saya pergi kesuatu tempat dan saya berfirasat ditempat itu saya akan bertemu dengan seseorang, maka yang muncul adalah beliau, subhanallah, saya benar-benar bersyukur bisa mengenal guru yang begitu mulia ini.

Beliau benar-benar guru yang lain dari pada yang lain, saya tak pernah menemui guru yang mempunyai semua nomor hape murid-muridnya, sehingga ia bisa membangunkan murid-murid untuk shalat tahajud di sepertiga malam terakhir. Kebiasaan beliau adalah menelpon untuk membangunkan muridnya atau kadang SMS ke setiap nomor hape muridnya dengan SMS motivasi yang luar biasa mengguggah. Berikut adalah salah satu SMS motivasi yang dikirimkan beliau kepada saya :

“Tetap istiqomah ya, jangan takut menatap masa depan, khusnudzon akan hari depan dengan keyakinan yang kita rintis hari ini, jangan lupa sedikit sedekah dan dhuha untuk meninggikan predikat kita di sisi Allah"

Saya juga tak pernah menemui guru yang memberikan hadiah kepada murid kesayangannya (termasuk saya ) untuk memicu prestasinya. Ya, saya pernah diberi sebuah buku pelajaran cuma-cuma oleh beliau bersama 3 murid kesayangan lainnya. Bermulai dari situlah mengapa saya sangat mencintainya, mencari informasi tentang dirinya, mengetahui rumahnya, keluarganya, bahkan menanyakan semua hal-hal tentang beliau.

Dan sekarang hubungan kami masih terjalin dengan baik, beliau masih memberikan SMS motivasi dan nasihat-nasihat kepada saya. Mengingat begitu baiknya guruku itu, maka rejeki yang saya peroleh dari hasil kerjaku, pernah saya beri beliau sebuah hadiah buku. Dan reaksi beliau sungguh-sungguh luar biasa. Dia mengucapkan banyak terimakasih kepada murid kesayangannya ini, dan saya benar-benar bahagia. Tak hanya itu karena terkesima dengan kebaikannya sampai-sampai beberapa kali, (berapa kali ya, banyak deh pokoknya ) saya mentransfer pulsa ke nomor  hape-nya tanpa memberi tahu kalau saya yang mengisi pulsanya. Pulsa yang saya kirim itu tak sebanding dengan kebaikan beliau kepada saya. Dan entah kenapa setiap saya mentransfer pulsa kepada beliau tanpa memberi tahu bahwa saya yang telah mentransfernya, tak berapa lama beliau langsung mengirimkan SMS kepada saya, menanyakan kabar saya. Padahal saya tidak pernah ngasih tahu kalau saya yang mengisi pulsa, dan beliau juga tak pernah tanya apa saya yang ngisi pulsa beliau. Apa beliau berfirasat kalo saya yang mengirimnya ya? tak taulah, panggilan hati kali ya?

Sebenarnya masih banyak lagi yang mau saya ceritakan mengapa saya sangat mengidolakan Guru terbaik di dunia itu,seperti ketika saya mendapat banyak nasihat dan mendengar berita gembira beliau saat beliau berangkat Umrah ( ceritanya disini ), tapi seperti ini sudah cukup panjaaannnggg.

Yang jelas : "Guruku engkaulah Idolaku, Guru terbaik di dunia yang pernah aku temui, Engkaulah inspirasiku, penuntun hidupku, pengingat di setiap waktu. Semoga Allah selalu menyertaimu, di setiap saat disetiap waktu."

Cerita ini juga untuk meramaikan lomba ini.


Gambar beliau diambil dari facebooknya